satu..dua..tiga langkah aku mencoba mundur.
Melihat segalanya menghilang hingga menjadi bayang-bayang.
Tidak masalah jika kita berbelok di persimpangan yang berbeda.
Asalkan tidak ada yang salah dari semuanya.
Hmm..aku banyak berpikir. Banyak menulis bahkan terkesan abstrak tanpa dasar.
Aku ingin menertawakan diriku yang begitu aneh dalam bersikap.
Bahkan aku sendiripun merasa aneh.
Ada banyak hal yang janggal..
Tapi waktu tidak akan memberi kesempatan untuk mengulang yang tlah terjadi. Ataupun memungut serakan yang jatuh dan menghilang..
Waktu hanya menawarkan kesempatan kedua..ketiga..dan seterusnya.
Tergantung berapa langkah yang mampu kuambil untuk mengejarnya.
Demi Tuhan..yang pertama..
Demi bangsa..yang kedua..
Demi almamater..terkadang adalah alasan yang tidak cukup.
Lakukan, apa yang membuatmu menjadi yang terbaik, Demi Tuhan..Dia lah yang akan menentukan akhir perjalanan.
Jumat, 23 September 2011
Selasa, 21 Juni 2011
Berbagai hal
Segalanya bertumpuk tumpuk dikepalaku. Menyesak-nyesak.
Mungkin ini hanya oengaruh hormon yang kebetulan sangat sedang tidak stabil.
Aku bukan orang yang dapat lama bertahan dengan suatu hal. Belakangan aku banyak berpikir, aku banyak melakukan hal yang belum pernah kulakukan sebelumnya.
Banyak berpikir positif, banyak berpikir negatif, bersikapa defensif, optimistik, berprasangka baik, meskipun hanya sekedar mengamankan perasaan. Hanya mengamankan hati.
Terkadang aku iri dengan orang-orang yang cukup berani berkata Ya dan Tidak sesuai kata hatinya. Menerima apa yang terjadi dengan lapang dada, memandang setiap kejadian adalah sebuah hikmah dan pasti memeberikan akhir bahagia.
Aku malah tidak berhenti berlari menghindari kenyataan. Beribu kata bijak dan nasehet bukannya membesarkan hatiku, malah membuatku semakin takut.
Efek sendirian, dan sedikit menjauh dari Tuhan. Bahkan imanku ikut mencapai titik yang lebih rendah di saat saat seperti ini. Aku terpikir banyak hal tentang dunia, dunia fana yang bahkan hanyalah suatu hal yang tidak berharga ini.
Aku merindukan orang-orang yang entah ada atau tidak.Mencoba mengambil jarak untuk pergi, namun tertahan tak bisa melangkah.Terkadanga aku lelah, tapi aku merindukan semuanya.
Tidak, tidak ada yang salah dalam hal ini, bukan salah siapa-siapa tentunya. Aku ingin sekali menyalahkan seseorang karena aku jelas jelas tidak boleh menyalahkan Tuhan atas semua yang terjadi. Mengapa? mengapa hidup itu seperti ini? apakah semua kehidupan seperti ini? aku sama sekali tidak mengelak bahwa ini pertanyaan yang hanya dilontarkan seorang jahiliah yang tidak mau bersyukur atas segala nikmat yang diperoleh. Tapi , ampuni aku Tuhaaan...
MENGAPAAAAA???????
aku ingin sekali menangis saat ini. Ditengah alunan-entah lagu apa- yang diputar di ruangan kerjaku. Aku merasa kehilangan semua orang.
Inilah yang selalu kurasakan, terlalu mencintai semua orang. Jadilah hanya aku yang merasa membutuhkan. Tidak dengan mereka. Pergi, datang sesuka hati. Aku merasa dipermainkan.
Aku sedang menahan air mataku agar tidak jatuh. menghela nafas panjang. Aku tidak ingin mengerti dunia. Itulah salahku.Tapi biarlah..biarlah kali ini saja aku memintanya Tuhan..
Mungkin ini hanya oengaruh hormon yang kebetulan sangat sedang tidak stabil.
Aku bukan orang yang dapat lama bertahan dengan suatu hal. Belakangan aku banyak berpikir, aku banyak melakukan hal yang belum pernah kulakukan sebelumnya.
Banyak berpikir positif, banyak berpikir negatif, bersikapa defensif, optimistik, berprasangka baik, meskipun hanya sekedar mengamankan perasaan. Hanya mengamankan hati.
Terkadang aku iri dengan orang-orang yang cukup berani berkata Ya dan Tidak sesuai kata hatinya. Menerima apa yang terjadi dengan lapang dada, memandang setiap kejadian adalah sebuah hikmah dan pasti memeberikan akhir bahagia.
Aku malah tidak berhenti berlari menghindari kenyataan. Beribu kata bijak dan nasehet bukannya membesarkan hatiku, malah membuatku semakin takut.
Efek sendirian, dan sedikit menjauh dari Tuhan. Bahkan imanku ikut mencapai titik yang lebih rendah di saat saat seperti ini. Aku terpikir banyak hal tentang dunia, dunia fana yang bahkan hanyalah suatu hal yang tidak berharga ini.
Aku merindukan orang-orang yang entah ada atau tidak.Mencoba mengambil jarak untuk pergi, namun tertahan tak bisa melangkah.Terkadanga aku lelah, tapi aku merindukan semuanya.
Tidak, tidak ada yang salah dalam hal ini, bukan salah siapa-siapa tentunya. Aku ingin sekali menyalahkan seseorang karena aku jelas jelas tidak boleh menyalahkan Tuhan atas semua yang terjadi. Mengapa? mengapa hidup itu seperti ini? apakah semua kehidupan seperti ini? aku sama sekali tidak mengelak bahwa ini pertanyaan yang hanya dilontarkan seorang jahiliah yang tidak mau bersyukur atas segala nikmat yang diperoleh. Tapi , ampuni aku Tuhaaan...
MENGAPAAAAA???????
aku ingin sekali menangis saat ini. Ditengah alunan-entah lagu apa- yang diputar di ruangan kerjaku. Aku merasa kehilangan semua orang.
Inilah yang selalu kurasakan, terlalu mencintai semua orang. Jadilah hanya aku yang merasa membutuhkan. Tidak dengan mereka. Pergi, datang sesuka hati. Aku merasa dipermainkan.
Aku sedang menahan air mataku agar tidak jatuh. menghela nafas panjang. Aku tidak ingin mengerti dunia. Itulah salahku.Tapi biarlah..biarlah kali ini saja aku memintanya Tuhan..
Sabtu, 21 Mei 2011
nostalgia
sebuah tulisan di blog seorang ukhti mengingatkan saya kembali.
Hidup ini haruslah memiliki tujuan, jikalau tidak niscaya Ia akan sia-sia.
Sungguh, meskipun beribu kali aku memikirkan hal ini, entah kenapa hatiku tidak juga tergerak.
Tidak ada langkah nyata yang saya lakukan Tuhan..
Apakah aku terlalu picik? terlena oleh fana dunia, hingga hatiku tertutup kabut. Berujung kegalauan tanpa tindakan.
Manusia bodoh.
Hidup ini haruslah memiliki tujuan, jikalau tidak niscaya Ia akan sia-sia.
Sungguh, meskipun beribu kali aku memikirkan hal ini, entah kenapa hatiku tidak juga tergerak.
Tidak ada langkah nyata yang saya lakukan Tuhan..
Apakah aku terlalu picik? terlena oleh fana dunia, hingga hatiku tertutup kabut. Berujung kegalauan tanpa tindakan.
Manusia bodoh.
Jumat, 13 Mei 2011
Salam sayang..bagi seluruh penjuru alam..
Assalammu'alaikum.
Semoga angin menyampaikannya padamu. Dimanapun kini engkau berpijak. Menahan angin yang kencang dengan ringkih hatimu.
Salam rindu..
Sebuah deretan kata yang tak pernah terucap. Yang takkan pernah kau tahu seberapa dalam ia tlah tertahan.
Sarat sakit telah engkau tanggung. Entah kekuatan apa yang masih mampu membuatmu bungkam. Menelan perih, dengan sebaris senyum.
Katakan..katakan jika kau ingin, katakan jika kau lelah. Tuhan Maha Mengerti.
Sampaikan salam pada pebghuni-penghuni surga sahabat, berdoalah kelak kita bertemu dengan mereka. Meraih tangan-tangan yang selama ini kita rindukan.
Sahabat, jika kau rasa perih, kurasakan perih. Jika kau rasa tidak adil, Yakinlah..Allah Maha Adil.
Jika air mataku bisa meringankan sakitmu, akan kuteteskan dengan rela ia ke bumi. Membasuh kelam dan lara dunia.
Semilir angin mengusik lembut hati kecilmu. Menyisipkan sedikit rasa pilu, tapi yakinlah..itu hanya sekejap.Sebentar lagi mentari akan membelai hangat jiwamu.
Salam Rindu dimanapun kalian berada. Kesedihan ini akan segera pergi. Jaga diri baik-baik.
Assalammu'alaikum.
Semoga angin menyampaikannya padamu. Dimanapun kini engkau berpijak. Menahan angin yang kencang dengan ringkih hatimu.
Salam rindu..
Sebuah deretan kata yang tak pernah terucap. Yang takkan pernah kau tahu seberapa dalam ia tlah tertahan.
Sarat sakit telah engkau tanggung. Entah kekuatan apa yang masih mampu membuatmu bungkam. Menelan perih, dengan sebaris senyum.
Katakan..katakan jika kau ingin, katakan jika kau lelah. Tuhan Maha Mengerti.
Sampaikan salam pada pebghuni-penghuni surga sahabat, berdoalah kelak kita bertemu dengan mereka. Meraih tangan-tangan yang selama ini kita rindukan.
Sahabat, jika kau rasa perih, kurasakan perih. Jika kau rasa tidak adil, Yakinlah..Allah Maha Adil.
Jika air mataku bisa meringankan sakitmu, akan kuteteskan dengan rela ia ke bumi. Membasuh kelam dan lara dunia.
Semilir angin mengusik lembut hati kecilmu. Menyisipkan sedikit rasa pilu, tapi yakinlah..itu hanya sekejap.Sebentar lagi mentari akan membelai hangat jiwamu.
Salam Rindu dimanapun kalian berada. Kesedihan ini akan segera pergi. Jaga diri baik-baik.
Kamis, 12 Mei 2011
Kamis, 12 Mei 2011
Mandi jam 5-solat-ganti baju-berangkat ke kampus-nunggu orang- 06.05...........................................................................................................................................................................06.41...........................07.16......................................................................................................................07.44...sms batalin janji............07.46. PULANG.
bikin model----FB an,*sobat gue ngepost kalimat bijak yang bikin terharu- bales wall-ke kampus-ngeprint-dikasi tau temen, hari ini ujian - LUPA BAWA CATETAN LAH- kuliah..........................................................................MOVE.
GKU TIMUR LT.4-penuuuh-buru2 pinjem buku nyalin materi- nulis-nulis-nulis-nulis-dosen dateng-TAKE HOME TEST=________=-TURUN*Astagaaaa...tas gue satunya ketinggalan di DP!
Balik ke SR-Lt.2 DP-Pak Hanan-Ambil Tas-CC Barat-gunting kertas-motong kawat-...............................................................................................................................GIA DAN TIKA LEWAT.
Lanjut-..................................................................................................................................................MODEL DP 4 GUE SEPARO JADI!
..........................................................................15.0..lupa- El dan rombongan 2010 lewat-Hai!-Beberes-Cabs-...............................................................................................................Latihan gamelan-maen congklak-demi apa..-hahha-........................................................................................................................................................................................................................................................PULANG.
Bongkar kawat yang tadi dibikin-potong lilin-pasang-nyalain-KEBAKAR!!!!!!!!!-BIKIN LAGI DEH...
Mandi jam 5-solat-ganti baju-berangkat ke kampus-nunggu orang- 06.05...........................................................................................................................................................................06.41...........................07.16......................................................................................................................07.44...sms batalin janji............07.46. PULANG.
bikin model----FB an,*sobat gue ngepost kalimat bijak yang bikin terharu- bales wall-ke kampus-ngeprint-dikasi tau temen, hari ini ujian - LUPA BAWA CATETAN LAH- kuliah..........................................................................MOVE.
GKU TIMUR LT.4-penuuuh-buru2 pinjem buku nyalin materi- nulis-nulis-nulis-nulis-dosen dateng-TAKE HOME TEST=________=-TURUN*Astagaaaa...tas gue satunya ketinggalan di DP!
Balik ke SR-Lt.2 DP-Pak Hanan-Ambil Tas-CC Barat-gunting kertas-motong kawat-...............................................................................................................................GIA DAN TIKA LEWAT.
Lanjut-..................................................................................................................................................MODEL DP 4 GUE SEPARO JADI!
..........................................................................15.0..lupa- El dan rombongan 2010 lewat-Hai!-Beberes-Cabs-...............................................................................................................Latihan gamelan-maen congklak-demi apa..-hahha-........................................................................................................................................................................................................................................................PULANG.
Bongkar kawat yang tadi dibikin-potong lilin-pasang-nyalain-KEBAKAR!!!!!!!!!-BIKIN LAGI DEH...
Rabu, 11 Mei 2011
Hari ke 3, semester 4 ..
terhitung genap 4 hari lagi dikumpul.
Minggu 1
Hari 1: Sibuk mikir, sok2 an cari bahan, keliling otista-tamim-entah jalan apa-abc-banceuy-entah jalan apa 2-otista. Beneran jalan-jalan, ngos2an, kaki pegel..turun dari angkot mesti jalan lagi sampai kosan..awan itm udah mau jatuh aja..Ya Allah, 10 menit lagi, tolong.
dan masih ngerjain UAS sampai jam 3 pagi~lelet..
Hari 2: Asistensi, yak..banyak koreksi.Lega awalnya, bingung lanjutannya..lhah dari 2 semester kemaren belum juga nemu yang bisa muter pelan2 juga praktis. Studi model..studi model..Semua rencana yang dibuat senin GAGAL TOTAL.
MALEMnya gak tau mau ngapain, bikin model 10 %, g ada grafis, g ada mekanisme, baca buku yang sama sekali g nyambung sama yang gue bingung, nyalain school rumble, beres lagu opening-matiin. berasa bersalah sama studio. TIDUR~mimpi aneh2..
Hari 3: Browsiiing..sepagian..mikir berbagai kemungkinan. blm dapet~blank~fb an-google-blogger-tumblr-fb-google-wmp-BLANK.
Ya Allah....4 days left.
Minggu 1
Hari 1: Sibuk mikir, sok2 an cari bahan, keliling otista-tamim-entah jalan apa-abc-banceuy-entah jalan apa 2-otista. Beneran jalan-jalan, ngos2an, kaki pegel..turun dari angkot mesti jalan lagi sampai kosan..awan itm udah mau jatuh aja..Ya Allah, 10 menit lagi, tolong.
dan masih ngerjain UAS sampai jam 3 pagi~lelet..
Hari 2: Asistensi, yak..banyak koreksi.Lega awalnya, bingung lanjutannya..lhah dari 2 semester kemaren belum juga nemu yang bisa muter pelan2 juga praktis. Studi model..studi model..Semua rencana yang dibuat senin GAGAL TOTAL.
MALEMnya gak tau mau ngapain, bikin model 10 %, g ada grafis, g ada mekanisme, baca buku yang sama sekali g nyambung sama yang gue bingung, nyalain school rumble, beres lagu opening-matiin. berasa bersalah sama studio. TIDUR~mimpi aneh2..
Hari 3: Browsiiing..sepagian..mikir berbagai kemungkinan. blm dapet~blank~fb an-google-blogger-tumblr-fb-google-wmp-BLANK.
Ya Allah....4 days left.
Minggu, 08 Mei 2011
kembali lagi, ujian ini
Balighoberukuran besar bertuliskan kampanye anti mencontek sudah menunggu ketika kaki saya melangkah turun dari angkot. Tak jauh dari sana, masih dengan pesan yang sama sebuah spanduk juga terbebtang di sisi kiri jam ganesha.
Ya, selamat datang ujian akhir semester,setidaknya bagi teman-teman di jurusan teknik dan mipa.
Kampanye uas bersih kembali didengungkan oleh KM. yah..apalagi kalau bukan pesan keprihatinan mengenai budaya jujur yang tampaknya belum mengakar di hati mahasiswa.
JANGAN NYONTEK YAAAA...
begitulah sederhannya, lucu bukan? katanya Institut Terbaik Bangsa? masa ujian masih nyontek juga..
Beruntung, saya berada di jurusan yang amat sangat mengharamkan budaya menyontek. Sebuah hal yang sangat memalukan bagi kami jika ternyata hasil ujian adalah 'barang contekan' apa bedanya sama China yang sering dibahas habis-habisan pas presentasi sosdes di ruang seminar? bikin ketawa...hahahah
Namun tampaknya, mencontek masih diangap sah-sah saja. Bahkann di tengah ujian agama, oh Wow..sangat tidak beretika sekali kalian..
Ada pengawas saja nyontek, apalagi gak ada pengawas? ini masih ujian yang notabene gak menghasilkan apa-apa kecuali huruf antara A-E nanti di ol.akademik. Gimana nanti kalo yang dihadapi ladang minyak dengan omset milyaran???? toh, gak ada lagi pengawas ujian yang sepanjang jam melotot ngliatin galak dari meja depan.
Lupakah kalian? Masih ada Tuhan..tanpa halangan memandang tajam.
Teman-teman, selamat menempuh ujian. Institut Terbaik Bangsa ini harus selalu menjadi yang terbaik. Bukan hanya di kolom ol. akademik, tapi nanti di masyarakat. Buat Bapak-Ibu kalian bangga tanpa rekayasa. Buktikan kalau kita bisa.
Demi TUHAN, Bangsa dan almater. Tuhan kita, Bangsa kita, dan almamter kita.
Selamat menempuh ujian, calon pemimpin bangsa!
Ya, selamat datang ujian akhir semester,setidaknya bagi teman-teman di jurusan teknik dan mipa.
Kampanye uas bersih kembali didengungkan oleh KM. yah..apalagi kalau bukan pesan keprihatinan mengenai budaya jujur yang tampaknya belum mengakar di hati mahasiswa.
JANGAN NYONTEK YAAAA...
begitulah sederhannya, lucu bukan? katanya Institut Terbaik Bangsa? masa ujian masih nyontek juga..
Beruntung, saya berada di jurusan yang amat sangat mengharamkan budaya menyontek. Sebuah hal yang sangat memalukan bagi kami jika ternyata hasil ujian adalah 'barang contekan' apa bedanya sama China yang sering dibahas habis-habisan pas presentasi sosdes di ruang seminar? bikin ketawa...hahahah
Namun tampaknya, mencontek masih diangap sah-sah saja. Bahkann di tengah ujian agama, oh Wow..sangat tidak beretika sekali kalian..
Ada pengawas saja nyontek, apalagi gak ada pengawas? ini masih ujian yang notabene gak menghasilkan apa-apa kecuali huruf antara A-E nanti di ol.akademik. Gimana nanti kalo yang dihadapi ladang minyak dengan omset milyaran???? toh, gak ada lagi pengawas ujian yang sepanjang jam melotot ngliatin galak dari meja depan.
Lupakah kalian? Masih ada Tuhan..tanpa halangan memandang tajam.
Teman-teman, selamat menempuh ujian. Institut Terbaik Bangsa ini harus selalu menjadi yang terbaik. Bukan hanya di kolom ol. akademik, tapi nanti di masyarakat. Buat Bapak-Ibu kalian bangga tanpa rekayasa. Buktikan kalau kita bisa.
Demi TUHAN, Bangsa dan almater. Tuhan kita, Bangsa kita, dan almamter kita.
Selamat menempuh ujian, calon pemimpin bangsa!
lagi-lagi, lewat tengah malam
1:08 tertera diujung layar.
Sekali lagi, sembari menunggu loading email yang tak kunjung berakhir. Entah..sudah berapa puluh menit terakhir saya menunggu.
Hidup tidak akan pernah berulang. Bukan hal baru untuk diketahui, tapi saya hanya ingin kembali memikirkannya. Bukan tentang benar atau salah, tapi lebih karena ingin atau tidak ingin. Egoisme dan harga diri seringkali mengambil alih akal sehat. Membelokkan keputusan yang benar menjadi sebuah masalah besar.
Keinginan-keinginan dapat membawa seseorang dalam dua hal. Kejelasan, atau kefatamorganaan. Semuanya serba tergantung, tergantung kepada saya misalnya.
Sungguh lucu jika dipikir-pikir. Bagaimana sesorang dapat berjalan tanpa tahu arah dia akan kemana?
Keberanian hanya berjarak semu dari ketakutan. Selangkah saja seseorang mampu melewatinya, menang sudah. Disitulah, banyak hal baru yang selama ini tertutup rasa takut bagi seorang pengecut.
Apa yang saya anggap baik, belum tentu baik bagi orang lain. Apa yang mereka anggap baik, belum tentu baik pula bagi saya. Kecuali segala hal yang telah jelas tertera dalam kitab, Jelas itu sangat berbeda konteksnya...
Keserakahan, kesombongan, bahkan kehausan akan penghormatan seringkali sebuah pedang bermata dua yang banyak dinikmati para manusia. Bukan karena buta, tapi karena enggan membuka mata. Enggan mengakui bahwa sungguh mereka sama sekali tidak membutuhkan secuilpun dari itu. Hanya sekedar membela perasaan, jika saya boleh katakan.
Dunia ini adalah ajang kompetisi. Bagaimana setiap orang ingin berada di posisi aman. Aman dari segala kemungkinan yang merugikan.
Menang atau kalah tetaplah sebuah keputusan. Tapi saya ingin memandangnya lewat kacamata saya. Menang bukanlah apa kata kolektif suarakan. Menang bagi saya adalah memenangkan hati, membungkamnya. Bukan dengan paksa, namun dengan membuatnya tak ingin lagi membantah.
Menerima apa adanya.
Bercukup dengan segalanya.
Berbahagia di atas duka.
Sekali lagi, sembari menunggu loading email yang tak kunjung berakhir. Entah..sudah berapa puluh menit terakhir saya menunggu.
Hidup tidak akan pernah berulang. Bukan hal baru untuk diketahui, tapi saya hanya ingin kembali memikirkannya. Bukan tentang benar atau salah, tapi lebih karena ingin atau tidak ingin. Egoisme dan harga diri seringkali mengambil alih akal sehat. Membelokkan keputusan yang benar menjadi sebuah masalah besar.
Keinginan-keinginan dapat membawa seseorang dalam dua hal. Kejelasan, atau kefatamorganaan. Semuanya serba tergantung, tergantung kepada saya misalnya.
Sungguh lucu jika dipikir-pikir. Bagaimana sesorang dapat berjalan tanpa tahu arah dia akan kemana?
Keberanian hanya berjarak semu dari ketakutan. Selangkah saja seseorang mampu melewatinya, menang sudah. Disitulah, banyak hal baru yang selama ini tertutup rasa takut bagi seorang pengecut.
Apa yang saya anggap baik, belum tentu baik bagi orang lain. Apa yang mereka anggap baik, belum tentu baik pula bagi saya. Kecuali segala hal yang telah jelas tertera dalam kitab, Jelas itu sangat berbeda konteksnya...
Keserakahan, kesombongan, bahkan kehausan akan penghormatan seringkali sebuah pedang bermata dua yang banyak dinikmati para manusia. Bukan karena buta, tapi karena enggan membuka mata. Enggan mengakui bahwa sungguh mereka sama sekali tidak membutuhkan secuilpun dari itu. Hanya sekedar membela perasaan, jika saya boleh katakan.
Dunia ini adalah ajang kompetisi. Bagaimana setiap orang ingin berada di posisi aman. Aman dari segala kemungkinan yang merugikan.
Menang atau kalah tetaplah sebuah keputusan. Tapi saya ingin memandangnya lewat kacamata saya. Menang bukanlah apa kata kolektif suarakan. Menang bagi saya adalah memenangkan hati, membungkamnya. Bukan dengan paksa, namun dengan membuatnya tak ingin lagi membantah.
Menerima apa adanya.
Bercukup dengan segalanya.
Berbahagia di atas duka.
Kamis, 24 Maret 2011
Kalian pikir?
Saya tersenyum ketika menulis ini. hmm..mungkin sedikit senyum getir, hehe.
Pertengahan maret.
Belum ada satu bulan sejak mereka memintaku menerima jabatan ini.
Tuhan...
Apa yang saya bisa? bagaimana saya bisa?
junior-junior saya bahkan lebih berkompeten. Lebih lugas juga tegas. Saya sih lebih suka berputar-putar biar terlihat sok pintar. *bodohnya saya
Allah..saya tidak biasa membacanya. Bukan, lebih pada tidak suka. Saya tahu apa tentang benar salah? Saya tahu apa tentang sempurna? atau yang disempurnakan ditulisnya..
Yang pertama. Bahkan membuat saya kecewa.
Bagaimana mungkin ini terjadi pada hamba?
padahal saya baru saja ingin mengakhiri, kenapa malah disodori.
Allah..saya tidak mengerti, banyak tidak mengerti.
Tentang ini, tentang itu.
Allah, masih ada jalan bukan? jika sekali lagi aku mencobanya, dan sekali lagi mengulangnya. Hingga aku benar-benar mampu.
Dan aku tahu, itu berat. Tapi aku mampu.
Pertengahan maret.
Belum ada satu bulan sejak mereka memintaku menerima jabatan ini.
Tuhan...
Apa yang saya bisa? bagaimana saya bisa?
junior-junior saya bahkan lebih berkompeten. Lebih lugas juga tegas. Saya sih lebih suka berputar-putar biar terlihat sok pintar. *bodohnya saya
Allah..saya tidak biasa membacanya. Bukan, lebih pada tidak suka. Saya tahu apa tentang benar salah? Saya tahu apa tentang sempurna? atau yang disempurnakan ditulisnya..
Yang pertama. Bahkan membuat saya kecewa.
Bagaimana mungkin ini terjadi pada hamba?
padahal saya baru saja ingin mengakhiri, kenapa malah disodori.
Allah..saya tidak mengerti, banyak tidak mengerti.
Tentang ini, tentang itu.
Allah, masih ada jalan bukan? jika sekali lagi aku mencobanya, dan sekali lagi mengulangnya. Hingga aku benar-benar mampu.
Dan aku tahu, itu berat. Tapi aku mampu.
Kamis, 03 Maret 2011
Selarik, yang bahkan tak pernah ada.
HAPPY BIRTDAY!!!!!
My girl.........
moga kamu bisa newujudin smua yang kamu pengenin ya Say.......
Biarpun sebentar lagi aku gak akan bisa ngliat aura dari bintangku, tapi aku akan slalu ada kalo kamu butuhin.
Mentariku ingat satu hal.......
Bintang yang cahayanya selalu menghangatkanku kalo aku lagi sedih gak akan pergi ninggalin aku. So always be MY GIRL.
Saya benar-benar tidak bisa menahan tawa. Ketika membongkar inbox mail saya yang sudah penuh sesak dengan notifikasi. Di halaman terakhir saya menemukan sebuah email singkat tertanggal 20-02-2006.
Ini hanya email gelap, karangan sahabat saya. Ketika waktu itu saya amat 'tergila-gila' dengan si kakak kelas, si mas-mas yang kala itu terbilang sangat tampan..hahaha.
Dia juga yang awalnya membuatku ingin berada di sini, sebelum aku benar-benar memutuskan apa yang aku inginkan.
Aku melabelinya dengan sebutan "SUPERHERO",
( what a freak girl ... -____________-!)
terimakasih ya mon, lucu banget deh email ini ternyataaa..hahahahah
Bukan dia bintang yang sebenarnya, pun aku belum sehebat mentari,
Dan aku berhenti mengejarnya entah sejak kapan..sudah lama sekali yang pasti. Apakah aku benar-benar pernah mengejarnya? mungkin juga tidak.
Bukan bintang, atau mentari yang menjadikan ini penting. Tapi kamu mon.. =)
I'll always be your stupid, annoying, selfish sista.
My girl.........
moga kamu bisa newujudin smua yang kamu pengenin ya Say.......
Biarpun sebentar lagi aku gak akan bisa ngliat aura dari bintangku, tapi aku akan slalu ada kalo kamu butuhin.
Mentariku ingat satu hal.......
Bintang yang cahayanya selalu menghangatkanku kalo aku lagi sedih gak akan pergi ninggalin aku. So always be MY GIRL.
Saya benar-benar tidak bisa menahan tawa. Ketika membongkar inbox mail saya yang sudah penuh sesak dengan notifikasi. Di halaman terakhir saya menemukan sebuah email singkat tertanggal 20-02-2006.
Ini hanya email gelap, karangan sahabat saya. Ketika waktu itu saya amat 'tergila-gila' dengan si kakak kelas, si mas-mas yang kala itu terbilang sangat tampan..hahaha.
Dia juga yang awalnya membuatku ingin berada di sini, sebelum aku benar-benar memutuskan apa yang aku inginkan.
Aku melabelinya dengan sebutan "SUPERHERO",
( what a freak girl ... -____________-!)
terimakasih ya mon, lucu banget deh email ini ternyataaa..hahahahah
Bukan dia bintang yang sebenarnya, pun aku belum sehebat mentari,
Dan aku berhenti mengejarnya entah sejak kapan..sudah lama sekali yang pasti. Apakah aku benar-benar pernah mengejarnya? mungkin juga tidak.
Bukan bintang, atau mentari yang menjadikan ini penting. Tapi kamu mon.. =)
I'll always be your stupid, annoying, selfish sista.
Senin, 21 Februari 2011
Ternyata berat..
Siang tadi di kelas HKI, seperti biasa..pak Rizky lebih banyak bercerita disela sela penjelasannya mengenaisumber-sumber hukum. Banyak contoh yang beliau sebutkan, namun bukan masah HKI nya yang ingin saya tuliskan disini.
Pak Rizky bisa dibilang masih cukup muda, ia seorang pendidik dan juga seorang ayah.
Beliau bercerita bahwa banyak faktor yang mempengaruhi sebuah peraturan, dari sinilah beliau bercerita tentang putranya..yang cukup membuat saya menitikkan air mata. Mengingatkan saya pada Bapak di rumah, yang mungkin merasakan hal yang sama..
Putra pak Rizky berusia 6 tahun, sedang lucu-lucunya dan pernah kecanduan Barney. Yeaah Barney yang itu, tantangan yang konon sangat seru dan bahkan membuat putra Pak Rizky kecanduan. Demi melihat anaknya yang makin lama makin terbius oleh Barney, Pak Rizky mulai khawatir..Beliau berusaha mengalihkan perhatian putranya dengan berbagai hal lain. Hingga suatu hari, Beliau memutuskan untuk melarang putranya untuk melihat Barney.
Gak ada lagi DVD bareng 1 keping pun.
Gak ada lagi Barney..
Si adek pun marah, dan konon inilah yang terberat bagi Pak Rizky. Ketika anaknya mulai menagis dan merengek..
"Abah, adek mau nonton Barney"
"Nggak boleh" Kata pak Rizky
"Abah gak sayang lagi sama Adek.." sahut si adek dalam tangisnya..
Masih mempertahankan ketegasannya Pak Rizky tetap menolak.
"Itu sangat berat bagi saya, Saya sempat masuk ke kamar dan menagis. Bukannya apa-apa, saya sangat sedih sebenarnya bertindak demikian..Anak yang sangat saya sayangi berpikir saya jahat, meskipun itu untuk kebaikannya"
Fiuuh...saya terharu mendengarnya..
Bapak di rumah..apakah bapak pernah begitu juga?
Hingga menangis ketika mendengarku merajuk? mencoba menggugat laranganmu yang kau ucapkan demi kebaikanku..
Bapak..tahukah jika saya tidak ernah tahu perasaan bapak hingga kadang berpikir bapak begitu menyebalkan melarang saya melakukan ini itu..
Meskipun itu adalah tanggung jawabmu mendidikku..
Iya..sepertinya iya..
Aku ingat ketika itu..aku tengah kesal dengan teman-temanku di sekolah ketika saat aku pulang, Bapak malah dengan usilnya mengejutkanku di depan pintu hingga akupun sontak menagis..bapkpun dimarahi ibu..
maaf pak..saya sebenarnya bukan menangisi keusilan bapak..
Aku ingat ketika Bapak tidak sengaja membuat gambar yang kubuat susah payah sedikit kusut, tapi aku malah menangis keras-keras karena kesal..dan Bapak pun berulangkali meminta maaf kepadaku disertai beberapa tawaran sogokan agar aku mau bicara lagi kepadamu..Bapak sempat sedikit menangis..maafkan aku pak..
Terimakasih bapak, untuk setiap kekhawatiranmu terhadapku..aku tahu Bapak sangat menyayangiku.
Pak Rizky bisa dibilang masih cukup muda, ia seorang pendidik dan juga seorang ayah.
Beliau bercerita bahwa banyak faktor yang mempengaruhi sebuah peraturan, dari sinilah beliau bercerita tentang putranya..yang cukup membuat saya menitikkan air mata. Mengingatkan saya pada Bapak di rumah, yang mungkin merasakan hal yang sama..
Putra pak Rizky berusia 6 tahun, sedang lucu-lucunya dan pernah kecanduan Barney. Yeaah Barney yang itu, tantangan yang konon sangat seru dan bahkan membuat putra Pak Rizky kecanduan. Demi melihat anaknya yang makin lama makin terbius oleh Barney, Pak Rizky mulai khawatir..Beliau berusaha mengalihkan perhatian putranya dengan berbagai hal lain. Hingga suatu hari, Beliau memutuskan untuk melarang putranya untuk melihat Barney.
Gak ada lagi DVD bareng 1 keping pun.
Gak ada lagi Barney..
Si adek pun marah, dan konon inilah yang terberat bagi Pak Rizky. Ketika anaknya mulai menagis dan merengek..
"Abah, adek mau nonton Barney"
"Nggak boleh" Kata pak Rizky
"Abah gak sayang lagi sama Adek.." sahut si adek dalam tangisnya..
Masih mempertahankan ketegasannya Pak Rizky tetap menolak.
"Itu sangat berat bagi saya, Saya sempat masuk ke kamar dan menagis. Bukannya apa-apa, saya sangat sedih sebenarnya bertindak demikian..Anak yang sangat saya sayangi berpikir saya jahat, meskipun itu untuk kebaikannya"
Fiuuh...saya terharu mendengarnya..
Bapak di rumah..apakah bapak pernah begitu juga?
Hingga menangis ketika mendengarku merajuk? mencoba menggugat laranganmu yang kau ucapkan demi kebaikanku..
Bapak..tahukah jika saya tidak ernah tahu perasaan bapak hingga kadang berpikir bapak begitu menyebalkan melarang saya melakukan ini itu..
Meskipun itu adalah tanggung jawabmu mendidikku..
Iya..sepertinya iya..
Aku ingat ketika itu..aku tengah kesal dengan teman-temanku di sekolah ketika saat aku pulang, Bapak malah dengan usilnya mengejutkanku di depan pintu hingga akupun sontak menagis..bapkpun dimarahi ibu..
maaf pak..saya sebenarnya bukan menangisi keusilan bapak..
Aku ingat ketika Bapak tidak sengaja membuat gambar yang kubuat susah payah sedikit kusut, tapi aku malah menangis keras-keras karena kesal..dan Bapak pun berulangkali meminta maaf kepadaku disertai beberapa tawaran sogokan agar aku mau bicara lagi kepadamu..Bapak sempat sedikit menangis..maafkan aku pak..
Terimakasih bapak, untuk setiap kekhawatiranmu terhadapku..aku tahu Bapak sangat menyayangiku.
Minggu, 20 Februari 2011
Dulu aku sangat menyukaimu..ahaha
"Selamat ultah y"
Hahahha..tiga kata itu setelah beberapa tahun ini..
Dulu aku sangat senang memakai celana super gombrong sebelum akhirnya memakai skinny jeans.
Dulu aku menyukai merah muda.
Dulu aku ikut ikutan sok tau dan sok suka CHE GUEVARA.
Dulu aku sangat terobsesi dengan linkin park.
Ahhahah..
namanya juga anak sma,
Aka tidak pernah sekalipun mengenalimu dengan baik.
Bahkan setelah bertahun tahun pun hanya sekali dua kali aku melihatmu.
Meskipun itu tetap menjadi sebuah cerita bagiku.
Seru sekali..
Melihatmu dari jauh, mendengar berita tentangmu.
ITU MENYENANGKAN..
hey..waktu membuatku banyak berubah, juga mungkin dirimu juga.
Aku tidak lagi merasa ada yang istimewa denganmu, kecuali sorakan kecil dari dalam hati ketika kau sedikit berbalik.
Hahaa..mungkin kau benar-benar tidak akan pernah tau.
dan akan lebih baik jika benar2 tidak pernah tahu..
Tapi terimakasih, sedikit banyak kau membuatku berada di sini sekarang.
Dengan kesadaran penuh, tetap menghargai dan mengagumimu kakak..
Stay still, with different feel
Hahahha..tiga kata itu setelah beberapa tahun ini..
Dulu aku sangat senang memakai celana super gombrong sebelum akhirnya memakai skinny jeans.
Dulu aku menyukai merah muda.
Dulu aku ikut ikutan sok tau dan sok suka CHE GUEVARA.
Dulu aku sangat terobsesi dengan linkin park.
Ahhahah..
namanya juga anak sma,
Aka tidak pernah sekalipun mengenalimu dengan baik.
Bahkan setelah bertahun tahun pun hanya sekali dua kali aku melihatmu.
Meskipun itu tetap menjadi sebuah cerita bagiku.
Seru sekali..
Melihatmu dari jauh, mendengar berita tentangmu.
ITU MENYENANGKAN..
hey..waktu membuatku banyak berubah, juga mungkin dirimu juga.
Aku tidak lagi merasa ada yang istimewa denganmu, kecuali sorakan kecil dari dalam hati ketika kau sedikit berbalik.
Hahaa..mungkin kau benar-benar tidak akan pernah tau.
dan akan lebih baik jika benar2 tidak pernah tahu..
Tapi terimakasih, sedikit banyak kau membuatku berada di sini sekarang.
Dengan kesadaran penuh, tetap menghargai dan mengagumimu kakak..
Stay still, with different feel
20 Februari 2011
*Ya Allah saya belum sholat Isya
Maafkan saya..
*menunggu sms dari bapak lengkap, some text missing..
Tadi ibuk sudah menelepon saya
"Selamat Ulang Tahun.."begitu kurang lebih katanya..Senang..=)
Banyak sms masuk berjejalan, hape saya yang entah produk tahun kapan ini sudah kewalahan menampung. Jadi susah masuk sms smas nya..tapi saya juga masih belum ingin menggantinya.
Ya Allah..sudah 21 tahun..
Alhamdulillah..Engaku masih memberiku kesempatan menjalaninya.
THE TURNING POINT
begitu kata seorang teman saya.
Triinggg...triinggg
*Sms bapak sudah lengkap!
"Assalammu'alaikum!
Fik, selamat ulang tahun ke 21. Semoga fika senantiasa diberi keselamatan,kesuksesan, kebahagiaan, rahmat, hidayah, dan pertolongan olehAlloh swt. Amin Ya Robbal Alamin"
Lengkap sudah..Amin Ya Alloh..apalagi yang lebih baik selain doa orang-orang tersayang..
Dengan segala cela dan kekurangan, Hamba memohon ampunan, berkah dan petunjuk..
Jadikan hamba seorang hambaMu yang mampu bersyukur. HambaMu yang mampu berbuat terbaik di dunia untuk akhirat..
Hari ini Ya Allah..
20 Februari 2011
Aku genap 21 tahun..Terimakasih.
Maafkan saya..
*menunggu sms dari bapak lengkap, some text missing..
Tadi ibuk sudah menelepon saya
"Selamat Ulang Tahun.."begitu kurang lebih katanya..Senang..=)
Banyak sms masuk berjejalan, hape saya yang entah produk tahun kapan ini sudah kewalahan menampung. Jadi susah masuk sms smas nya..tapi saya juga masih belum ingin menggantinya.
Ya Allah..sudah 21 tahun..
Alhamdulillah..Engaku masih memberiku kesempatan menjalaninya.
THE TURNING POINT
begitu kata seorang teman saya.
Triinggg...triinggg
*Sms bapak sudah lengkap!
"Assalammu'alaikum!
Fik, selamat ulang tahun ke 21. Semoga fika senantiasa diberi keselamatan,kesuksesan, kebahagiaan, rahmat, hidayah, dan pertolongan olehAlloh swt. Amin Ya Robbal Alamin"
Lengkap sudah..Amin Ya Alloh..apalagi yang lebih baik selain doa orang-orang tersayang..
Dengan segala cela dan kekurangan, Hamba memohon ampunan, berkah dan petunjuk..
Jadikan hamba seorang hambaMu yang mampu bersyukur. HambaMu yang mampu berbuat terbaik di dunia untuk akhirat..
Hari ini Ya Allah..
20 Februari 2011
Aku genap 21 tahun..Terimakasih.
Sabtu, 19 Februari 2011
Kamis, 17 Februari 2011
the Call-Regina spektor
It started out as a feeling
Which then grew into a hope
Which then turned into a quiet thought
Which then turned into a quiet word
And then that word grew louder and louder
'Til it was a battle cry
I'll come back
When you call me
No need to say goodbye
Just because everything's changing
Doesn't mean it's never been this way before
All you can do is try to know who your friends are
As you head off to the war
Pick a star on the dark horizon
And follow the light
You'll come back when it's over
No need to say goodbye
You'll come back when it's over
No need to say goodbye
Now we're back to the beginning
It's just a feeling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget
Let your memories grow stronger and stronger
'Til they're before your eyes
You'll come back
When they call you
No need to say goodbye
You'll come back
When they call you
No need to say goodbye
Which then grew into a hope
Which then turned into a quiet thought
Which then turned into a quiet word
And then that word grew louder and louder
'Til it was a battle cry
I'll come back
When you call me
No need to say goodbye
Just because everything's changing
Doesn't mean it's never been this way before
All you can do is try to know who your friends are
As you head off to the war
Pick a star on the dark horizon
And follow the light
You'll come back when it's over
No need to say goodbye
You'll come back when it's over
No need to say goodbye
Now we're back to the beginning
It's just a feeling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget
Let your memories grow stronger and stronger
'Til they're before your eyes
You'll come back
When they call you
No need to say goodbye
You'll come back
When they call you
No need to say goodbye
Lah..sebenarnya apa yang terjadi?
Menjadi seorang 'jurnalis' adalah salah satu tantangan yang saya pilih selama hampir satu setengah tahun ini.
Meskipun saya seringkali menghindari meliput sebuah berita besar dan malah hanya memilih resensi, hahaha.
Hanya saja saya terlalu takut untuk bersikap jujur.
Begitu berat jika saya menulis sesuatu yang sangat tidak ingin saya tulis. Ternyata begitu sulit ya, untuk mengungkapkan kebenaran diper;ukan keberanian yang besar.
Lagu lama
Saya merasa kehilangan jati diri ketika berusaha mengamankan diri. Sungguh ironis.. dikepal saya berputar putar begitu banyak pertanyaan yang mengantarkan pada jalan akhir yang egois dan memalukan.
Bermuka Dua.
Entah iya atau tidak saya merasa menghinakan diri saya sendiri..
Semoga Tuhan masih mau mengampuni saya.
Untuk setiap kata kata Ya Allah, dan ketakutan pada selain-Mu..
Ampuni hamba
Menjadi seorang 'jurnalis' adalah salah satu tantangan yang saya pilih selama hampir satu setengah tahun ini.
Meskipun saya seringkali menghindari meliput sebuah berita besar dan malah hanya memilih resensi, hahaha.
Hanya saja saya terlalu takut untuk bersikap jujur.
Begitu berat jika saya menulis sesuatu yang sangat tidak ingin saya tulis. Ternyata begitu sulit ya, untuk mengungkapkan kebenaran diper;ukan keberanian yang besar.
Lagu lama
Saya merasa kehilangan jati diri ketika berusaha mengamankan diri. Sungguh ironis.. dikepal saya berputar putar begitu banyak pertanyaan yang mengantarkan pada jalan akhir yang egois dan memalukan.
Bermuka Dua.
Entah iya atau tidak saya merasa menghinakan diri saya sendiri..
Semoga Tuhan masih mau mengampuni saya.
Untuk setiap kata kata Ya Allah, dan ketakutan pada selain-Mu..
Ampuni hamba
Rabu, 16 Februari 2011
Dengan gamblang dia bercerita, tentang hidup, luka, impian dan cita-cita. Lewat tulisan, bukan lisan, Ia mengembara.. menyusupi rentang waktu yang takkan dapat berbalik.
Aku menyusuri halaman demi halaman miliknya. Semua jejaring sosial memang, karena aku tidak akan punya keberanian untuk menanyakan atau menggeledah buku hariannya. haha..
Tapi Ia mampu membuatku seolah berada di sana, mendengarkan langsung tiap kutipan kta-kta yang Ia ucapkan. Mungkin, karena aku sudah cukup lama mengenalnya.
Dan aku memang tidak salah..
Mungkin dia terlihat lemah karena ia cukup sering menangis. Dia juga sangat sering sakit, dan aku sempat menduga dia mengidap sakit yang cukup serius. Namun, dia adalah gambaran kekuatan seorang gadis kecil yang beranjak dewasa. Dan aku terlambat baru menyadarinya sekarang. Dia mungkin tidak pernah tahu, dan akupun tidak bisa mengingatnya sejak kapan kami menjadi 'teman'. Mengingat kami tidak terlalu sering berinteraksi sebelumnya..
Aku menatap namanya yang terpampang di layar saat aku menulis catatan ini.
Sebuah nama yang kuulang saat pertama berkenalan..
Itu sudah hampir 9 tahun yang lalu
Dan aku masih tetap mengagumi sosoknya. Kecerdasanyya sama sekali tidak membuatnya sok pintar dan menggurui. Bahkan Dia mungkin tetap selugu kapas, berbicara apa adanya tanpa tedeng aling-aling. Tapi benar apa yang dia katakan..
Mungkin ucapannya sedikit melukai perasaan, tapi memang sakit yang Ia juga rasakan..
Saat itu, aku juga seorang anak ingusan yang entah harus berkata apa..
Saat dia memintaku menemaninya berhenti sebentar, ditemani segelas jus stroberi yang berakhir dengan uraian air mata.
Tuhan tau yang tebaik, kawan..
Mungkin itu yang harusnya kukatakan.
Ia sering menuliskan kekesalaanya di carik kertas di buku catatan.
Aku ingin sekali memahami perasaanya..
Ketika mimpinya tak lagi memiliki ruang..
Itu akan sangat menyedihkan bukan?
Sakit itu hanya dia yang merasakan..
Aku ini hanya pihak luar yang memandang jari jarak aman tanpa tahu dengan jelas duduk permasalahan sebenarnya.
Namun saat melihat senyumnya mengembang ..aku yakin semua akan baik-baik saja..
Ia masih tetap seperti dulu, terlalu rendah hati untuk dikagumi. Ia menolak untuk dikenali sebagai sosok yang istimewa. Ia memegang prinsip yang kadang justru membuatku berkerut kening. Seringkali aku juga tidak sepaham..tapi aku menyayanginya.
Dia seringkali berlari dari kesedihan, hingga terdampar mencariku di nomor yang memang sudah sekian lama tak berganti. Pernahkah dia tahu, dia hanya perlu bilang kalau membutuhkanku..maka aku akan datang..
Bercerita bersamanya adalah sebuah jalan yang membuat kami bertemu..
Aku menyusuri halaman demi halaman miliknya. Semua jejaring sosial memang, karena aku tidak akan punya keberanian untuk menanyakan atau menggeledah buku hariannya. haha..
Tapi Ia mampu membuatku seolah berada di sana, mendengarkan langsung tiap kutipan kta-kta yang Ia ucapkan. Mungkin, karena aku sudah cukup lama mengenalnya.
Dan aku memang tidak salah..
Mungkin dia terlihat lemah karena ia cukup sering menangis. Dia juga sangat sering sakit, dan aku sempat menduga dia mengidap sakit yang cukup serius. Namun, dia adalah gambaran kekuatan seorang gadis kecil yang beranjak dewasa. Dan aku terlambat baru menyadarinya sekarang. Dia mungkin tidak pernah tahu, dan akupun tidak bisa mengingatnya sejak kapan kami menjadi 'teman'. Mengingat kami tidak terlalu sering berinteraksi sebelumnya..
Aku menatap namanya yang terpampang di layar saat aku menulis catatan ini.
Sebuah nama yang kuulang saat pertama berkenalan..
Itu sudah hampir 9 tahun yang lalu
Dan aku masih tetap mengagumi sosoknya. Kecerdasanyya sama sekali tidak membuatnya sok pintar dan menggurui. Bahkan Dia mungkin tetap selugu kapas, berbicara apa adanya tanpa tedeng aling-aling. Tapi benar apa yang dia katakan..
Mungkin ucapannya sedikit melukai perasaan, tapi memang sakit yang Ia juga rasakan..
Saat itu, aku juga seorang anak ingusan yang entah harus berkata apa..
Saat dia memintaku menemaninya berhenti sebentar, ditemani segelas jus stroberi yang berakhir dengan uraian air mata.
Tuhan tau yang tebaik, kawan..
Mungkin itu yang harusnya kukatakan.
Ia sering menuliskan kekesalaanya di carik kertas di buku catatan.
Aku ingin sekali memahami perasaanya..
Ketika mimpinya tak lagi memiliki ruang..
Itu akan sangat menyedihkan bukan?
Sakit itu hanya dia yang merasakan..
Aku ini hanya pihak luar yang memandang jari jarak aman tanpa tahu dengan jelas duduk permasalahan sebenarnya.
Namun saat melihat senyumnya mengembang ..aku yakin semua akan baik-baik saja..
Ia masih tetap seperti dulu, terlalu rendah hati untuk dikagumi. Ia menolak untuk dikenali sebagai sosok yang istimewa. Ia memegang prinsip yang kadang justru membuatku berkerut kening. Seringkali aku juga tidak sepaham..tapi aku menyayanginya.
Dia seringkali berlari dari kesedihan, hingga terdampar mencariku di nomor yang memang sudah sekian lama tak berganti. Pernahkah dia tahu, dia hanya perlu bilang kalau membutuhkanku..maka aku akan datang..
Bercerita bersamanya adalah sebuah jalan yang membuat kami bertemu..
15 Februari hampir pukul 21.30
Ketika Ia menyodorkan setoples permen itu padaku.
Itu manis..
Dan aku tidak menerimanya dengan tanganku.
Itu..bodoh.
"Jangan lihat bentuk toplesnya, itu kebetulan saja!" Ia berseru kepadaku,
Aku hanya tertawa dan tidak berhenti mengatainya galau.
Aku memang tidak akan melihat toplesnya. Dan aku memang tidak peduli sebenarnya. Dan mungkin aku juga tidak akan mau tau.
Hey..sebenarnya apa yang kupikirkan?
Aku hanya bertanya tanya sedang apa sebenarnya kau sendirian di sini?
Benarkah kau berjam-jam di sini hanya untuk memberikan setoples permen ini kepadaku?
Entah apa yang kamu pikirkan?
Bagaimana jika aku memutuskan untuk tidak datang?
Banyak pertanyaan menggelayuti pikiranku.
Haruskah aku menganggapnya sebuah hutang?
Setoples permen dan 1.5 jam supergalau di taman cikapayang.
Entahlah..
Ketika kau berlari menyebrangi jalanan itu dengan tergesa, dan melihatmu menghilang di dalam angkot. Saat itu aku masih berpikir..apakah aku harus pergi sekarang? atau harus menunggu beberapa saat lagi?
Bagaimana denganmu? apa yang kau pikirkan?hahaha..pasti kau begitu kesal karena aku membiarkanmu sendirian menunggu .
Mungkin kali ini akulah yang harus meminta maaf..
Itu manis..
Dan aku tidak menerimanya dengan tanganku.
Itu..bodoh.
"Jangan lihat bentuk toplesnya, itu kebetulan saja!" Ia berseru kepadaku,
Aku hanya tertawa dan tidak berhenti mengatainya galau.
Aku memang tidak akan melihat toplesnya. Dan aku memang tidak peduli sebenarnya. Dan mungkin aku juga tidak akan mau tau.
Hey..sebenarnya apa yang kupikirkan?
Aku hanya bertanya tanya sedang apa sebenarnya kau sendirian di sini?
Benarkah kau berjam-jam di sini hanya untuk memberikan setoples permen ini kepadaku?
Entah apa yang kamu pikirkan?
Bagaimana jika aku memutuskan untuk tidak datang?
Banyak pertanyaan menggelayuti pikiranku.
Haruskah aku menganggapnya sebuah hutang?
Setoples permen dan 1.5 jam supergalau di taman cikapayang.
Entahlah..
Ketika kau berlari menyebrangi jalanan itu dengan tergesa, dan melihatmu menghilang di dalam angkot. Saat itu aku masih berpikir..apakah aku harus pergi sekarang? atau harus menunggu beberapa saat lagi?
Bagaimana denganmu? apa yang kau pikirkan?hahaha..pasti kau begitu kesal karena aku membiarkanmu sendirian menunggu .
Mungkin kali ini akulah yang harus meminta maaf..
Halaman Belakang Buku Catatan
Perlahan tapi pasti blog ini akan menggantikan lembaran halaman belakang buku catatan saya yang biasanya penuh coretan.
Cukup dengan membuka halaman buku catatan sma saya, saya dapat memutar kembali detail percakapan yang pernah terjadi. Setiap katanya tertulis rapi, meninggalkan bekas tersendiri. Bukan hanya di halaman belakang, tapi juga di hati.
Haha..terdengar sangat terjebak masa lalu.
Satu lembar halaman belakang di antara coretan rumus-rumus perhitungan yang entah sekarang masih saya pahami atau tidak. Diantara gambar-gambar gagal saya sewaktu mencoba berusaha belajar untuk masuk seni rupa, percakapan itu tertulis begitu saja.
Tintanya yang semakin mengabur meninggkalkan bekas ungu membayang.
Tentang sebuah pertanyaan..
Tentang percakapan..
dan tentang apa yang terjadi saat itu..
Entah mengapa dulu saya dan teman-teman saya cukup sering berkomunikasi melalui lembar belakang buku catatan.
Bisa jadi karena tarif sms belum semurah sekarang, dan pula itu akan cukup menimbulkan kecurigaan oleh guru saya.
Dan akhirnya, sarana komunikasi ini cukup memadai untuk dipilih.
Tentang perdebatan, kejengkelan, gurauan dan celaan khas sma.
barisan tulisan itu sama sekali tidak tercatat rapi. Lebih sesuai jika saya menyebutnya kacau balau seenak perut..hahah
Namun, ketika saya membukanya lagi hari itu..sesuatu terlintas dengan jelas. Setiap penggalan kejadiannya.. Hey, saya masih bisa merasakan tawa yang sangat tak tertahan hari itu. Kejengkelan yang pernah benar-benar membuncah, hingga kesedihan yang tersimpan dibalik kata-kata galau yang ditulis dengan ukuran kecil dan di halaman yang cukup tersembunyi.
Menemukannya lagi seakan sedang ber reuni dengan mereka semua. Di masa yang takkan pernah kembali dengan topik yang tidak akan seru lagi jika kembali dibahas.
Menuliskannya di sini lagi, membuat saya mengingat setiap hari-hari itu. Dimana kami saling berebut kursi, berebut pe-er dipagi hari, hingga setiap lajur kursi di sebelah kami.
Nostalgia, ataukah terjebak masa lalu?
terserah sih sebenarnya saya tidak cukup perduli.
Hanya saj mengingat detailnya seakan sebuah petualangan seru yang tidak pernah habis dibicarakan.
Cukup dengan membuka halaman buku catatan sma saya, saya dapat memutar kembali detail percakapan yang pernah terjadi. Setiap katanya tertulis rapi, meninggalkan bekas tersendiri. Bukan hanya di halaman belakang, tapi juga di hati.
Haha..terdengar sangat terjebak masa lalu.
Satu lembar halaman belakang di antara coretan rumus-rumus perhitungan yang entah sekarang masih saya pahami atau tidak. Diantara gambar-gambar gagal saya sewaktu mencoba berusaha belajar untuk masuk seni rupa, percakapan itu tertulis begitu saja.
Tintanya yang semakin mengabur meninggkalkan bekas ungu membayang.
Tentang sebuah pertanyaan..
Tentang percakapan..
dan tentang apa yang terjadi saat itu..
Entah mengapa dulu saya dan teman-teman saya cukup sering berkomunikasi melalui lembar belakang buku catatan.
Bisa jadi karena tarif sms belum semurah sekarang, dan pula itu akan cukup menimbulkan kecurigaan oleh guru saya.
Dan akhirnya, sarana komunikasi ini cukup memadai untuk dipilih.
Tentang perdebatan, kejengkelan, gurauan dan celaan khas sma.
barisan tulisan itu sama sekali tidak tercatat rapi. Lebih sesuai jika saya menyebutnya kacau balau seenak perut..hahah
Namun, ketika saya membukanya lagi hari itu..sesuatu terlintas dengan jelas. Setiap penggalan kejadiannya.. Hey, saya masih bisa merasakan tawa yang sangat tak tertahan hari itu. Kejengkelan yang pernah benar-benar membuncah, hingga kesedihan yang tersimpan dibalik kata-kata galau yang ditulis dengan ukuran kecil dan di halaman yang cukup tersembunyi.
Menemukannya lagi seakan sedang ber reuni dengan mereka semua. Di masa yang takkan pernah kembali dengan topik yang tidak akan seru lagi jika kembali dibahas.
Menuliskannya di sini lagi, membuat saya mengingat setiap hari-hari itu. Dimana kami saling berebut kursi, berebut pe-er dipagi hari, hingga setiap lajur kursi di sebelah kami.
Nostalgia, ataukah terjebak masa lalu?
terserah sih sebenarnya saya tidak cukup perduli.
Hanya saj mengingat detailnya seakan sebuah petualangan seru yang tidak pernah habis dibicarakan.
Rabu, 02 Februari 2011
Awww..what a nice dress!
Selasa, 01 Februari 2011
this is it
yeaaaahh..this is it!
liburan ini dipenuhi kejutan -kejutan yang lumayan tidak mengejutkan..hehehe
But, I'm really happy to see you all
apakah liburan kalian sudah berakhir? jika sudah..yak..mari kita nikmati kembali aktivitas kita.
atulah..sekedar ingin bersenang senang semoga tidak akan menyisakan penyesalan =)
liburan sudah berakhir lebih dari sepekan yang lalu.
Sangat menyenangkan dapat bertemu dengan kalian semua..
Awal bulan ini
Awal bulan ini dipenuhi dengan ...umm..sedikit kesibukan.
Bandung lumayan cerah dengan sedikit gerimis di sore hari.
Anggap saja itu gambaran kehidupan kita setahun ini..tetap cerah walaupun dengan sedikit gerimis :).
Sudah bulan kedua di tahun 2011. Banyak hal yang tidak direncanakan, tapi terlihat menyenangkan. Aku mengumpulkan banyak itikad baik di tahun ini..
SEMOGA BISA TERLAKSANA
AMIIIN
tahun ini mungkin akan menjadi titik balik..semoga saja.
Semoga saja semua akan menjadi jauh lebih baik.
Obsesi, cita-cita, harapan tentang masa depan..berdesakan minta diperhatikan.
Mungkin memang sudah saatnya berpikir serius tentang masa depan.
Bandung lumayan cerah dengan sedikit gerimis di sore hari.
Anggap saja itu gambaran kehidupan kita setahun ini..tetap cerah walaupun dengan sedikit gerimis :).
Sudah bulan kedua di tahun 2011. Banyak hal yang tidak direncanakan, tapi terlihat menyenangkan. Aku mengumpulkan banyak itikad baik di tahun ini..
SEMOGA BISA TERLAKSANA
AMIIIN
tahun ini mungkin akan menjadi titik balik..semoga saja.
Semoga saja semua akan menjadi jauh lebih baik.
Obsesi, cita-cita, harapan tentang masa depan..berdesakan minta diperhatikan.
Mungkin memang sudah saatnya berpikir serius tentang masa depan.
Selasa, 25 Januari 2011
sampai kapan?
sampai kapan rafika?
sampai kapan kamu akan menjadi pengecut?
berjalan di belakang denga sesekali bersembunyi,
menyembunyikan diri bertingkah seolah semua baik baik saja
sampai kapan?
samapai kapan kamu akan bertahan menipu dunia..
berpura pura mampu menjalankan semuanya,
tapi kamu tak mampu menatap ke depan hanya karena KETAKUTAN
ketakutan pada apa?pada kekhawatiran yang menciutkan keberanianmu?
kenapa kamu begitu keras kepala?
kenapa kamu tidak mau percaya?
KAMU BISA
KAMU BISA
YA..KAMU BISA
berhentilah menyalahkan dirimu dan merendahkan dirimu.
Cobalah..
cobalah..
langkahkan dulu satu langkah saja..
jangan menilai apapun atau hanya berhenti sejenak untuk menimbang..
kamu tidak berhak
kamu tidak berhak melabeli dirimu dengan apapun..
lihat..
sedikit sakit memang.
tapi KAMU BISA bukan?
bukan hanya sekali ini?
tapi memang kamu begitu pengecut
lemah dan tidak berpendirian.
camkan ini atau kamu akan menyesal selamanya.
tetaplah berdiri..melangkahlah ke depan..kamu PASTI BISA.
sampai kapan kamu akan menjadi pengecut?
berjalan di belakang denga sesekali bersembunyi,
menyembunyikan diri bertingkah seolah semua baik baik saja
sampai kapan?
samapai kapan kamu akan bertahan menipu dunia..
berpura pura mampu menjalankan semuanya,
tapi kamu tak mampu menatap ke depan hanya karena KETAKUTAN
ketakutan pada apa?pada kekhawatiran yang menciutkan keberanianmu?
kenapa kamu begitu keras kepala?
kenapa kamu tidak mau percaya?
KAMU BISA
KAMU BISA
YA..KAMU BISA
berhentilah menyalahkan dirimu dan merendahkan dirimu.
Cobalah..
cobalah..
langkahkan dulu satu langkah saja..
jangan menilai apapun atau hanya berhenti sejenak untuk menimbang..
kamu tidak berhak
kamu tidak berhak melabeli dirimu dengan apapun..
lihat..
sedikit sakit memang.
tapi KAMU BISA bukan?
bukan hanya sekali ini?
tapi memang kamu begitu pengecut
lemah dan tidak berpendirian.
camkan ini atau kamu akan menyesal selamanya.
tetaplah berdiri..melangkahlah ke depan..kamu PASTI BISA.
Selasa, 18 Januari 2011
just a plan?

lallala..libur telah tibaaa!
bagi sebagian orang, termasuk saya..liburan adalah l-i-b-u-r..dari segala-gala yang berpusat di kota perantauan.
hey you guys,
udah berapa kali kita obrolin rencana liburan ini? karimun jawa? tampaknya tinggal sekedar wacana..
masalah simpel. manusiawi..
jika kita tak punya cukup waktu luang lagi untuk sekedar bertemu..ahh..terlalu mewah bahkan, hanya untuik sekedar bertukar sapa saja, kita jarang melakukannya.
Ironis memang,
jarak dan waktu..bukan alasan utama.
"sibuk" adalah sebuah kata sakti mandraguna yang bisa saja diam-diam memisahkan kita.
okelaaaahhh..perlukah kita bahas lebih lanjut?
jujur, saya agak malas..hahaha
saya cuma ingin berlibur bersama kalian.
terlalu muluk?
MUNGKIN..
dari senin hingga senin lagi, gak ada waktu libur.
brapa jam kita tidur dalam sehari? gak cukup lama juga.
berama sms yang saling kita kirim dalam satu minggu? mungkin hampir tak ada.
waaah..kita masih berteman bukan?
tapi terkadang kita saling melupakan.
sadarkah..beberapa tahun lagi dari sekarang pastinya kita akan lebih sulit meluangkan waktu. terlalu banak kepentingan yang harus dipertimbangkan.
Belum lagi jika nantinya kita terikat dengan orang lain..akan jauh terasa amat sulit bagi kita untuk sekedar ngobrol bersama. muluk lah saat itu kalau kita merencanakan sebut saja *ke Bali sebagai contohnya hahaha.
cuma..terkadang aku mengingat kalian dengan penuh kerinduan.
Langganan:
Postingan (Atom)

