yaaah...ini sudah minggu keempat sepertinya kuliah kembali dimulai. dan sudaah,,,tampaknya hampir klimaks, deadline makin dekat..studio, apa kabar kamu?? asistensi gak jelas mulu.. hari ini saya merasa ada yang salah..aduh..apa ya..sya autis ngebolongin paralon di bengkel..akibat gak punya mata bor,jadilah saya ketok2 tu paralon pake paku.
untung ada stemen saya yang tampaknya tidak tega ngliat saya autis di bengkel..hehehe..
tengs nek..tengs tri..kalian udah mau aja nemenin gw geje di bengkel hari ini.
Selasa, 23 Februari 2010
Jumat, 19 Februari 2010
tampaknya saya memang sedang senang menulis..hahaha..
satu hal lagi, hari ini hari terakhir saya berusia belasan tahun!besok, atau bahkan beberapa jam lagi..akhirnya saya akan meninggalkan semuanya. Tadi sore saya hanya tertawa ketika seorang sahabat saya memberikan ucapan selamat ulang tahun..sontak saya meminta sedikit waktu untuk menikmati the very last time ini, tanpa adanya interupsi ucapan selamat sebelum waktunya! Dia berkata..waktu sungguh begitu cepat..sudah 20 tahun dan dia merasa belum berbuat suatu hal yang berarti bagi orang2 terdekatnya.
hahah..defense saya pun keluar..entah dengan dasar apa saya membesarkan hatinya..memberikan pembelaan bahwa mungkin secara material kita tidak memiliki apapun untuk diberikan, tapi sebenarnya..lebih dari itu..keberadaan kita mungkin mebjadi hal yang nberarti
plisss,,saya merasa agak sedikit kaku ber saya-kamu, tapi juga tidak akan ber gue-elu..dua2 nya membuat saya berasa aneh dan sedikit asing! apapun..kembali ke topik..benar jugaaaa...setelah saya pikir kembali..waktu cepet banget berganti, kalo gak bergerak cepat.gak akan ada yang bisa saya lakukan. Benar juga, saya tidak punya kontribusi yang cukup bagi orang2 di sekitar saya.whoaa..syndrome pra 20 tampaknya mulai menyerang..tapi jika ditinjau lebih lanjut..
saya gak punya rencana yang cukup jelas mengenai masa depan saya!!!!whoopssss...salah!ini salah..!!!
semoga belum terlambat..resolusi, visi misi..atau apapun lah itu..hanya berharap semua jadi lebih baik lagi di dekade selanjutnya
satu hal lagi, hari ini hari terakhir saya berusia belasan tahun!besok, atau bahkan beberapa jam lagi..akhirnya saya akan meninggalkan semuanya. Tadi sore saya hanya tertawa ketika seorang sahabat saya memberikan ucapan selamat ulang tahun..sontak saya meminta sedikit waktu untuk menikmati the very last time ini, tanpa adanya interupsi ucapan selamat sebelum waktunya! Dia berkata..waktu sungguh begitu cepat..sudah 20 tahun dan dia merasa belum berbuat suatu hal yang berarti bagi orang2 terdekatnya.
hahah..defense saya pun keluar..entah dengan dasar apa saya membesarkan hatinya..memberikan pembelaan bahwa mungkin secara material kita tidak memiliki apapun untuk diberikan, tapi sebenarnya..lebih dari itu..keberadaan kita mungkin mebjadi hal yang nberarti
plisss,,saya merasa agak sedikit kaku ber saya-kamu, tapi juga tidak akan ber gue-elu..dua2 nya membuat saya berasa aneh dan sedikit asing! apapun..kembali ke topik..benar jugaaaa...setelah saya pikir kembali..waktu cepet banget berganti, kalo gak bergerak cepat.gak akan ada yang bisa saya lakukan. Benar juga, saya tidak punya kontribusi yang cukup bagi orang2 di sekitar saya.whoaa..syndrome pra 20 tampaknya mulai menyerang..tapi jika ditinjau lebih lanjut..
saya gak punya rencana yang cukup jelas mengenai masa depan saya!!!!whoopssss...salah!ini salah..!!!
semoga belum terlambat..resolusi, visi misi..atau apapun lah itu..hanya berharap semua jadi lebih baik lagi di dekade selanjutnya
membangun lagi
rsanya memang sudah sangat lama saya tidak menulis lagi. Bahkan saat membaca satu satunya postingan saya, rasanya sungguh lucu sekali. Betapa lugu dan labilnya saya dulu, mungkin saya belum mengalami perkembangan yang signifikan baik dari pemikiran maupun sudut pandang. Bahkan mungkin saya belum stabil juga saat ini..haha..jika sebagianorang agaknya merasa sedikit malu jika disebut labil, mungkin saya memiliki pandangan yang sedikit berbeda tentang hal itu.
Satu hal yang menyadarkan saya, tanpa melalui fase tersebut, kita tidak akan pernah tahu sejauh mana diri kita mampu berkembang. Sejauh mana pikiran kita mampu tertata, menelaah setiap masalah yang mau tidak mau nantinya akan terus berdatangan. Toh,sejatinya dalam hidup kita tidak akan pernah lepas dari permasalahan kan? seperti yang pernah teman saya katakan, hidup ini memang untuk menyelesaikan masalah.. untuk apa kita hidup kalau tidak ada urusan maupun masalah???
Seringkali saya pun mengeluh atas rutinitas, ck..bukan hanya seringkali..mungkin hampir setiap kali..
kadang saya merasa sangat bosan dan saling menderita, saat itulah saya akan berlari pada teman-teman saya untuk melakukan ritual orang desperado!hahahah...
saat itulah saya lupa bahwa bukan cuma saya orang bermasalh di dunia ini, setiap orang punya masalah...satuhal yang membuat saya tersadar..ketika seorang teman memberikan komentar ringan, kurang lebih dia berkata "semua ini sudah sempurna, hanya saja kamu kurang bersyukur" sejenak saya terhenti dan terhenyak ...menghempaskan diri pada dasar pikiran saya...dan akhirnya saya berani mengakui memang benar..mungkin saya kurang bersyukur..
maka,sajak itulah saya terus mencoba untuk mengingat semua yang saya punya..menghitung setiap kebahagiaan, dan menarik seulas senyum pada akhirnya. Terima kasih..
Satu hal yang menyadarkan saya, tanpa melalui fase tersebut, kita tidak akan pernah tahu sejauh mana diri kita mampu berkembang. Sejauh mana pikiran kita mampu tertata, menelaah setiap masalah yang mau tidak mau nantinya akan terus berdatangan. Toh,sejatinya dalam hidup kita tidak akan pernah lepas dari permasalahan kan? seperti yang pernah teman saya katakan, hidup ini memang untuk menyelesaikan masalah.. untuk apa kita hidup kalau tidak ada urusan maupun masalah???
Seringkali saya pun mengeluh atas rutinitas, ck..bukan hanya seringkali..mungkin hampir setiap kali..
kadang saya merasa sangat bosan dan saling menderita, saat itulah saya akan berlari pada teman-teman saya untuk melakukan ritual orang desperado!hahahah...
saat itulah saya lupa bahwa bukan cuma saya orang bermasalh di dunia ini, setiap orang punya masalah...satuhal yang membuat saya tersadar..ketika seorang teman memberikan komentar ringan, kurang lebih dia berkata "semua ini sudah sempurna, hanya saja kamu kurang bersyukur" sejenak saya terhenti dan terhenyak ...menghempaskan diri pada dasar pikiran saya...dan akhirnya saya berani mengakui memang benar..mungkin saya kurang bersyukur..
maka,sajak itulah saya terus mencoba untuk mengingat semua yang saya punya..menghitung setiap kebahagiaan, dan menarik seulas senyum pada akhirnya. Terima kasih..
Langganan:
Postingan (Atom)