Perlahan tapi pasti blog ini akan menggantikan lembaran halaman belakang buku catatan saya yang biasanya penuh coretan.
Cukup dengan membuka halaman buku catatan sma saya, saya dapat memutar kembali detail percakapan yang pernah terjadi. Setiap katanya tertulis rapi, meninggalkan bekas tersendiri. Bukan hanya di halaman belakang, tapi juga di hati.
Haha..terdengar sangat terjebak masa lalu.
Satu lembar halaman belakang di antara coretan rumus-rumus perhitungan yang entah sekarang masih saya pahami atau tidak. Diantara gambar-gambar gagal saya sewaktu mencoba berusaha belajar untuk masuk seni rupa, percakapan itu tertulis begitu saja.
Tintanya yang semakin mengabur meninggkalkan bekas ungu membayang.
Tentang sebuah pertanyaan..
Tentang percakapan..
dan tentang apa yang terjadi saat itu..
Entah mengapa dulu saya dan teman-teman saya cukup sering berkomunikasi melalui lembar belakang buku catatan.
Bisa jadi karena tarif sms belum semurah sekarang, dan pula itu akan cukup menimbulkan kecurigaan oleh guru saya.
Dan akhirnya, sarana komunikasi ini cukup memadai untuk dipilih.
Tentang perdebatan, kejengkelan, gurauan dan celaan khas sma.
barisan tulisan itu sama sekali tidak tercatat rapi. Lebih sesuai jika saya menyebutnya kacau balau seenak perut..hahah
Namun, ketika saya membukanya lagi hari itu..sesuatu terlintas dengan jelas. Setiap penggalan kejadiannya.. Hey, saya masih bisa merasakan tawa yang sangat tak tertahan hari itu. Kejengkelan yang pernah benar-benar membuncah, hingga kesedihan yang tersimpan dibalik kata-kata galau yang ditulis dengan ukuran kecil dan di halaman yang cukup tersembunyi.
Menemukannya lagi seakan sedang ber reuni dengan mereka semua. Di masa yang takkan pernah kembali dengan topik yang tidak akan seru lagi jika kembali dibahas.
Menuliskannya di sini lagi, membuat saya mengingat setiap hari-hari itu. Dimana kami saling berebut kursi, berebut pe-er dipagi hari, hingga setiap lajur kursi di sebelah kami.
Nostalgia, ataukah terjebak masa lalu?
terserah sih sebenarnya saya tidak cukup perduli.
Hanya saj mengingat detailnya seakan sebuah petualangan seru yang tidak pernah habis dibicarakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar