Jumat, 23 September 2011

Berjalan Mundur

satu..dua..tiga langkah aku mencoba mundur.
Melihat segalanya menghilang hingga menjadi bayang-bayang.

Tidak masalah jika kita berbelok di persimpangan yang berbeda.
Asalkan tidak ada yang salah dari semuanya.
Hmm..aku banyak berpikir. Banyak menulis bahkan terkesan abstrak tanpa dasar.
Aku ingin menertawakan diriku yang begitu aneh dalam bersikap.
Bahkan aku sendiripun merasa aneh.

Ada banyak hal yang janggal..

Tapi waktu tidak akan memberi kesempatan untuk mengulang yang tlah terjadi. Ataupun memungut serakan yang jatuh dan menghilang..
Waktu hanya menawarkan kesempatan kedua..ketiga..dan seterusnya.
Tergantung berapa langkah yang mampu kuambil untuk mengejarnya.

Demi Tuhan..yang pertama..
Demi bangsa..yang kedua..
Demi almamater..terkadang adalah alasan yang tidak cukup.
Lakukan, apa yang membuatmu menjadi yang terbaik, Demi Tuhan..Dia lah yang akan menentukan akhir perjalanan.

Tidak ada komentar: