Kamis, 18 November 2010

Kembali Memulai

Bismillahirrohmanirrohiim..

kata yang selalu tepat untuk mengawali segala hal bukan?
(senyum)

"ketika kau ingin memulai sesuatu, percayalah itu belum terlambat"
.
terdengar seperti pembelaan, saya juga ingin tertawa membacanya.
Membaca sebuah tulisan seseorang di blog seseorang juga tentunya membuat saya kemabli berpikir, kembali mengoreksi, duan memutuskan untuk memulai.
Memulai apa? sebuah hal yang mungkin pernah ingin dimulai..kembali mulai menulis lagi. terimaksih teman, karenamu aku bercerita.

Cerita pertama,

Pernahkah Anda,kamu..mendengar sebuah kisah Rasulullah..yang kurang lebihnya seperti ini:

Suatu hari dimana ketika Beliau sedang duduk di tepi jalan, Beliau melihat seorang muslim yang dikejar kaum kafir. Beliau melihat orang tersebut melintas, lalu beliaupun lalu berdiri. Beberapa saat kemudian, lewatlah orang-orang kafir yang mengejar muslim tersebut. Bertanyalah orang2 tersebut pada Rasulullah
"Apakah Kau melihat seseorang yang berlari kesini?"
Rasulullah pun menjawab, "Tidak, selama aku berdiri di sini aku tidak melihat seorangpun melintas."

Jawaban yang cerdas bukan? Rasulullah tidak akan pernah berbohong.
Tapi..sejenak saya dengan dangkal mengartikan kisah tersebut untuk 'menolak secara halus' ajakan rapat seorang teman. haha, parah sekali saya.
Di tengah rintik hujan yang dengan malas membasahi Bandung, semalas diri saya untuk pergi ke kampus, saya hampir menggunakan trik ini . Dengan mengatakan 'handphone saya mati euy',sebagai sebuah alasan kuat bagi saya agar tidak harus ,e,baca jarkom yang sudah pasti akan nongol di layar hape saya.

saya sempat ragu, haruskah saya menyalakan handphone saya? percakapan dengan seorang teman membuat saya cukup merasa bersalah...
akhirnya saya memutuskan untuk meng-on-kan handphone yang memang secara tidak sengaja, entah mengapa tadi sesiangan dan sesorean mati begitu saja.

saat hp saya menyala......
~triiing..triiiing...~ benar saja ada sms
masuk,
buka- sms dari junior tentang ujian besok- fiuuhh..belum ada jarkom masuk batin saya.
~triiiing...triiing...~lagi, ada sms masuk.Buka..
-nama seorang teman, jarkom!- hhh..baca ..
ternyata isinya PEMBATALAN!rapat dibatalkan karena salah satu pihak berhalangan hadir.
sontak saya menarik nafas legaaa..
Rupanya Allah menyelamatkan saya dari upaya pembohongan yang sangat pengecut. Saya menyesal..Sebuah hikmah telah saya dapatkan, bahwa sebuah kisah teladan tidak diceritakan untuk sebuah pembenaran. Hati nurani kita tak akan pernah bisa menutup mata dari BENAR dan SALAH. Jika terasa berat, maka mungkin ada yang salah..luruskan niat, dan pikirkan kembali. Apakah sudah benar yang kita lakukan?

terimakasih Ya Allah, Engkau telah menjagaku dari hal yang tidak baik.

Tidak ada komentar: