Berawal lagi dari sebuah tulisan seorang teman.
1-2 tahun lagi kita akan lulus. Meninggalkan hari hari perkuliahan yang sebenarnya lebih banyak tidak dgunakan untuk kuliah.
Banyak orang bilang kampus adalah laboratorium percobaan untuk para calon masyarakat. Kita, yang belum benar-benar jadi 'orang' ini konon katanya harus dipersiapkan sebelum benar-benar terjun kemasyarakat.
Untuk apa?
Untuk menghadapi hidup tentunya.
Dari sebuah pembicaraan berat yang pernah saya lakukan dari seorang seniorr, saya mampu menyimpulkan bahwa 'dunia ini tidak baik-baik saja'
"Kamu sama sekali belum merasakan hidup", ujarnya
ya, mungkin memang sudah saatnya memikirkan masa depan, masa depan kita, masa depan negeri..
saya memiliki sebuah mimpi bersama teman-teman saya. Mimpi seorang anak SMA yang dipenuhi keinginan hura-hura.
Saya pingin punya pulau. Kami ingin punya pulau sendiri, terlepas dari komunitas.
Adakah yang menyadari bentuk keinginan ini adalah sebuah kejenuhan pada lingkungan?
kebosanan pada dunia yang terlalu riuh jauh dari kebahagiaan.Terkadang kami puas mentertawakan cita-cita ini. Sungguhkah..jika kami benar benar memiliki pulau itu apakah yang akan kami rasakan?
Rumah impian dengan jarak berdekatan, infrastruktur pendukung setiap profesi kami, sekolah, lab, rumah sakit, refleksi dari cita - cita masa depan kami. Kereta sebagai alat transportasi, hiburan..dan kesenangan yang tak terhentikan.
Sedikit banyak saya masih mengingat detilnya, digambarkan di atas sebuah kertas tissue yang sudah lecek.Dan berakhir dengan disita oleh guru geografi saya...
sungguh..kenangan yang manis.
Belakangan saya berpikir, mungkin bagi kita untuk mewujudkannya. Jika kita bisa membangun satu mimpi, maka kitapun akan membangun mimpi mimpin yang lain bukan?
Saya tambahkan ..yuk, kita susun bersama sebuah mimpi baru. Diman kita nantinya bisa membangun sekolah - sekolah gratis untuk anak- anak kita beserta tem,an-temannya. Kita buat jalanan yang lapang, dimana anak anak kita nantinya dapat bersepeda dengan gembira. Kita bikin yuk public area dimana orang dapat melepas rasa lelah dari dunia. Kita bangun rumah-rumah penampung kakek-nenek biar mereka gak di jalan lagi. Kita bangun yuk sekolah alam, rumah belajar, masjid- masjid untuk menuntut ilmu agama biar kita tidak terseat di dunia maupun di akherat kelak.
Cukup Adil bukan?
kita wujudkan impian kita dan juga impian mereka.
Kalau kita bergerak bersama, tentunya tidaka akan pernah terasa berat bukan?
Karena ini amal Jama'i. Karena ini tidak akan pernah mampu diwujudkan sendiri.
Untuk sahabatku, dan setiap mimpku dan mimpi kita bersama.
*Untuk semua..
-Untuk nana,Jangan lagi meributkan rumah burung di sepanjang jalur kereta, nanti kita bikin alternatif B.
- untuk rhea, rumah sakit itu dulu milikmu, apakah kau ingin menambahkan sebuah bengkel permesinan di petanya? masih bisa, dan karena dulu kita tidak pernah tau kau masuk mesin.=p
- Untuk Jojo, Laboratorium itu milikmu, karena dulu kau tampak terobsesi dengan sains. Tambahkan apapun untukmu, mungkin kau ingin membuat rumah belajar gambar anime =D
- Untuk Emon, Dan aku sama sekali tidak pernah menyangka kau mengambil jurusanmu yang sekarang. Butuhkah sebuah kantor bebas korupsi untuk 'mendinginkan'Indonesia?
- Untuk Immon, rumah kayumu akan menjadi hak milikmu. Toko bunga bisa mencerahkan hari2 kita bukan? dan untuk 'adik-adik' mu di sana =D
- Untuk Ocha, Etis, Muti, niken, entah terlupa atau kalian belum sempat mengutarakannya padaku..
_dan Aku hanya ingin membuat semua orang bahagia..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar